INDIVIDU KELUARGA MASYARAKAT

HUBUNGAN INDIVIDU DENGAN MASYARAKAT

Dalam beberapa pengertian masyarakat secara garis besar merupakan kumppulan dari individu, tetapi kumpulan tersebut tidak hanya berdiri sendiri mereka juga harus memiliki korelasi dan keterikatan satu dengan yang lainnya. Jadi masyarakat merupakan manusia yang saling memberi dan menerima serta teorganisasi dalam kelompoknya.

Pengertian masyarakat juga dapat diartikan dengan kumpulan berbagai individu yang berada pada satu tempat dan berkumpul dalam satu daerah dengan waktu yang lama, seperti misalnya masyarakat Indonesia, dalam masyarakat Indonesia telah terbentuk ikatan saat masa-masa kerajaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Antara individu-individu tersebut telah terbentuk masyarakat yang berkelompok sangat besar dan mulai membentuk suato kelompok di dalam kelompok sehingga kelompok tersebut menarik anggotanya yang berasal dari masyarakat dengan penetapan aturan mereka sendiri dalam berorganisasi.

Pandangan menjadi kunci ikatan yang paling kuat dalam masyarakat Indonesia yaitu Pancasila dan secara umum memiliki dasar hokum satu untuk semua, dasar hokum itu adalah UUD 1945. pengertian secara umum mengenai individu adalah bahwa individu merupakan bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat terpisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Hal itu dapat terlihat dari masing-masing individu yang membentuk kelompok bahwa mereka tidak dapat menjadi bagian yang lebih kecil lagi daripada keluarga, karena keluarga merupakan kumpulan individu yang menjadi sebuah kelompok yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Hubungan antara individu dan masyarakat telah.banyak disoroti oleh para ahli baik para filsuf maupun para ilmuan sosial. Berbagai pandangan itu pada dasarnya dapat dikelompokkan kedalam tiga pendapat yaitu pendapat yang menyatakan bahwa (1) masyarakat yang menentukan individu, (2) individu yang menentuk masyarakat, dan (3) individu dan masyarakat saling menentukan.

Pada pendapat pertama menyatakan maksud bahwa individu merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki realitas sendiri dan masyarakat yang lebih penting karena individu hidup demi masyarakat. Pendapat kedua menyatakan bahwa individulah yang menentukan corak suatu masyarakat karena individu yang menimbulkan keanekaragaman suatu masyarakat. Dalam pendapat yang terakhir mengungkapkan bahwa manusia selalu mengusahakan sendiri hasilnya dan bertanggung jawab atas hasilnya karena manusia tidak terkurung dalam masyarakat, melainkan ia bermasyarakat sebab masyarakat itu merupakan suatu aksi.

Dapat dikatakan bahwa kehidupan individu dengan masyarakat merupakan penggabungan yang lebih bisa mencerahkan kehidupan dan memajukan hidup dari berbagai pandangan. Manusia masing-masing akan berbuat menurut caranya dan dalam masyarakat itu mereka akan berkembang, seperti pandangan demokrasi yang ada di Indonesia.

Sumber : http://pakguruonline.pendidikan.net/buku_tua_pakguru_dasar_kpdd_15.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: